Monday, August 31, 2009
MENJADI PELAYAN
" Dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu, sama seperti Anak Manusia datang bukan unutuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusa bagi banyak orang. "
Ketika kita sudah menduduki posisi puncak, rasanya apa pun yang kita katakan akan menjadi titah yang harus terwujud. Kita mulai berhenti mendengarkan dan sibuk berbicara. Kita sibuk berpikir dan lupa melihat apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Tingkat kesabaran kita menipis jika segala sesuatunya tidak terlayani dengan sempurna. Di balik semua itu, kita tidak pernah tahu ada yang pontang-panting kewalahan memenuhi keinginan kita. Tidak banyak yang mengamati bahwa seorang pelayan yang masih tersenyum sabar sebenarnya sedang memikirkan anaknya yang sakit keras di rumah.
Hampir tak ada yang memikirkan bahwa penataan ruangan untuk sebuah acara istimewa yang digelar satu atau dua jam saja, membutuhkan kerja keras semalam suntuk dari sejumlah orang yang di antaranya sampai kelelahan bahkan jatuh sakit karena terpaksa harus begadang.
Sudahkah kita menerapkan gaya kepemimpinan Yesus? Yesus tak pernah meninggikan diri, tetapi merendahkan diri-Nya dengan rela. Ibarat raja yang turun takhta dan menyamar menjadi rakyat jelata, Dia mau merasakan dan memahami perasaan rakyat. Dengan begitu Dia dapat mengarahkan mereka kepada kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna. Dalam budaya Jawa kita mengenal filosofi yang berbunyi “ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”. Artinya: di depan memberi teladan, di sisi memberi bimbingan, dari belakang memberi dorongan. Seorang pemimpin yang baik bukan penguasa yang hanya bisa memerintah; pemimpin adalah pengayom, panutan, sekaligus rekan berbagi hati. Sudah siapkah kita menjadi hamba seperti Yesus?
BARANGKALI POSISI KITA BISA DI PUNCAK, TETAPI BIARLAH HATI KITA TETAP ADA DI TEMPAT RENDAH
Friday, August 28, 2009
Kelihatan Mustahil
Kurang lebih dari 40 tahun yang lalu Penginjil terkenal A.W Tozer pernah berkata, "Peradaban modern sekarang begitu kompleks sehingga hampir tidak memungkinkan bagi kehidupan rohani untuk mendapatkan tempat." Ia sudah menuliskan kalimat itu jauh sebelum email, internet televisi, dan teknologi "hemat waktu" lainnya, merampas sebagian besar waktu kita. Apalagi sekarang, saat dunia sudah jauh lebih maju lagi dengan teknologi yang tumbuh dan berkembang dengan pesatnya.
Namun sebenarnya, kita jangan terjebak dengan hal-hal teknologi semacam itu saja, karena sesungguhnya teknologi pun dapat digunakan untuk kegiatan rohani. Jadi sesungguhnya bukan hanya teknologi masa kini dan kompleksnya budaya modern saja yang mengganggu kehidupan rohani. Tetapi, sering kali hambatan-hambatan yang sangat mengganggu kita dalam menyediakan waktu untuk Allah bukan berasal dari luar diri kita, tetapi justru dari dalam diri kita sendiri. Kitalah yang terkadang enggan meluangkan waktu untuk beribadah kepada Tuhan, atau berdoa secara pribadi dan membaca Alkitab, oleh karena kesibukan masing-masing.
Lalu bagaimana caranya agar kita dapat melakukan hal yang tampaknya mustahil itu? Pertama, kita harus mengakui kegagalan kita dalam meluangkan waktu untuk Allah. Kedua, kita harus menyadari bahwa meluangkan waktu bersama Allah adalah hal yang esensial untuk kehidupan rohani kita. Hal itu seharusnya sama penting seperti keharusan kita untuk mendapatkan makanan yang cukup setiap hari. Ketiga, kita harus menyusun rencana. Sebagai contoh, di dalam Mazmur 5:4, kita dapat melihat bahwa Daud mempunyai jadwal khusus bersama Allah tiap hari.
Dengan ketiga konsep tersebut tertanam dalam benak, teduhkan hati dan pikiran Anda dan mulailah untuk menikmati sukacita yang datang karena Anda telah menyediakan diri untuk Tuhan. Percayalah, Anda pasti sanggup untuk melakukan apa yang kelihatannya mustahil itu.
Waktu yang diluangkan bersama Tuhan adalah waktu terbaik yang perlu Anda miliki
Thursday, August 27, 2009
HIDUP ADALAH PERJUANGAN
Salah satu tema yang tidak pernah berhenti dibicarakan semasa manusia hidup adalah tentang hidup itu sendiri. Karena itu, setiap orang harus mengerti makna dari kehidupan tersebut agar pemahamannya tentang hidup tidaklah terlalu sekuler. Sebab, dalam dunia ini terlalu banyak filosfi hidup yang dibangun tidak berdasarkan firman Tuhan. Sebut saja, filosofi yang mengatakan masa kecil ditimang-timang, masa muda foya-foya, masa tua kaya raya dan mati masuk surga.
Dalam bacaan firman Tuhan ini, Alkitab memberi perspektif yang berbeda tentang makna dari sebuah kehidupan. Di Yerusalem, dekat pintu gerbang domba ada sebuah kolam yang namanya Betesda. Dan, Betesda itu memiliki lima serambi. Di serambi-serambi itu, berbaring sejumlah besar orang sakit, orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh. Di sana mereka menantikan goncangan air kolam tersebut. Alkitab berkata, Allah membuat aturan main yang luar biasa dan akal manusia yang terbatas sulit memahaminya. Aturan itu adalah barang siapa terdahulu masuk di dalamnya, itulah yang mendapatkan kesembuhan. Aturan ini membuat kita bertanya, kalau hal itu diberlakukan bagi orang sehat tidak masalah. Tapi, hal ini diberlakukan bagi orang-orang sakit suatu hal yang sukar dipahami. Namun itulah aturan mainnya.
Satu prinsip yang sangat menonjol kita lihat di sini bahwa hidup itu sebuah perjuangan. Manusia harus berjuang sedemikian rupa agar memperoleh berkat yang sudah disediakan-Nya, yakni kesembuhan. Jika hanya berdiam diri dan tidak pernah mencoba bertarung, maka seumur hidup tidak pernah menyaksikan dan mengalami pertolongan Tuhan. Sakit, bukanlah alasan untuk berdiam diri. Keterbatasan bukan pula alasan untuk berkata inilah nasib saya. Tuhan mau, kita berjuang dari keterbatasan yang ada, agar kuasa-Nya makin nyata bagi kita.
Inilah prinsip firman Tuhan.“Walau terbatas, tetaplah berjuang agar kuasa-Nya menjadi nyata”.
Wednesday, August 26, 2009
BELAS KASIHAN

Tuesday, August 25, 2009
Menyia-nyiakan berkat Allah

Kalau Tirus bisa megah berdiri dan kaya raya, itu karena Allah memberkati mereka. Allah telah memberikan kepada Tirus, seorang raja yang luar biasa. Raja Tirus adalah gambaran kesempurnaan dan hikmat (ayat 12, 15). Dia dipercayakan kekuasaan yang berasal dari Allah (ayat 14) dengan takhta yang penuh kesempurnaan (ayat 13). Tak ada alasan bagi raja Tirus untuk meninggikan diri seakan-akan dialah penyebab Tirus begitu terkenal. Sayang, raja Tirus menyia-nyiakan kekuasaan dan kepercayaan dari Allah ini dengan sikap sombongnya seakan-akan dialah sumber kuasa sejati. Akibatnya, ia berbuat curang (ayat 15), melakukan kekerasan (ayat 16), bersikap sombong (ayat 17), dan melanggar kekudusan Allah (ayat 18).
The Power of Asking to Our Powerful God

Apakah kita mengenal Tuhan kita, Allah yang penuh kuasa itu?
Bilapun kita mengenalnya, apakah kita mengetahui seberapa berkuasanya Allah kita?
Ada beberapa hal dimana kita bisa mengenal dan mengetahui seberapa berkuasanya Allah kita :
Ada 2 alasan penting mengapa kita perlu mengetahui Allah kita?
1. 1 Petrus 2:9
Menjadi orang Kristen tidak hanya sekedar 'merasa', melainkan kita harus menjadi pelaku firman.
2. Ibrani 12:4
Menjadi pelaku firman memang menyakitkan dalam proses, namun yakin dan percayalah bahwa kita akan menuai berkat yang jauh lebih besar.
Allah yang penuh kuasa, berarti Allah yang suka memberikan kuasanya. Dan ada beberapa ayat Firman Tuhan yang bisa menguatkan kita untuk lebih mengetahui bahwa Allah kita sangat berkuasa diantaranya di dalam ,Matius 7:7-11 Setiap kali kita meminta kepada Bapa kita yang disurga, Ia akan memberi, selama kita turut bekerja bersamaNya (Roma 8:28). Pada Yohanes 16:24 Allah kita pasti akan memberikan selama kita meminta (berdoa)kepadaNya. dan juga di dalam Yohanes 15:8 Allah mau kita tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita, pada Matius 6:33
Asalkan kita mendahulukan Dia, segala sesuatu akan diberikanNya kepada kita.
Sebelum mengakhiri akan khotbahnya sdr Frankie memberikan kesimpulan sebagai berikut :
The powerful God is:
a. Allah yang suka kita turut aktif (Roma 8:28).
b. Allah yang suka memberi
(Matius 7:7-11).
c. Allah kita mau kita tinggal di dalam Dia, penurutan yang sempurna dan berserah selalu kepadaNya. (Yohanes 15:7) d. Allah mau kita datang dengan rendah hati (1 Raja-raja 3:7) e. Allah mau kita memprioritaskan pekerjaan pelayanan kepada Tuhan, dan bukan diri kita. (1 Raja-raja 3:9-14)
Yang terpenting adalah bahwa apa yang kita minta adalah baik di mata Tuhan sehingga Ia akan mengabulkannya. Tuhan memberkati.
Friday, August 21, 2009
Siapa Yang Hebat?
Selama masa Perang Dunia II, Harry Truman yang berasal dari Partai Demokrat diangkat menjadi Presiden Amerika Serikat ke-33 menggantikan pendahulunya Franklin Delano Roosevelt yang meninggal dunia. Harry Truman mengatakan bahwa ia merasa ada beban yang sangat berat dijatuhkan di atas pundaknya. Karena itu ia meminta agar orang-orang berdoa untuknya.
Diceritakan pula bahwa seorang rekan lamanya yang bernama Sam Rayburn, berusaha membantunya menjadi yang rendah hati dengan berkata, "Orang-orang akan melihat dirinya dan mereka akan berkata betapa hebatnya kau, Harry, tetapi kita berdua tahu bahwa sebenarnya kau tidaklah hebat."
Dalam II Tawarikh 26, kita membaca tentang Uzia, seorang raja yang sangat hebat. Ia dinobatkan menjadi raja saat berumur 16 tahun dan memerintah bangsa Yehuda selama 52 tahun lamanya (ayat 1-3). Ia juga adalah seorang raja yang takut akan Allah, dan memimpin bangsanya dalam kemakmuran untuk jangka waktu yang cukup lama.
Kemasyuran Uzia tersebar luas sampai ke wilayah di luar Yehuda, namun ia terlena karena mendengar pujian orang banyak tentang betapa hebat dirinya. Dengan sombong ia kemudian mengambil peran imam, padahal tugas itu disediakan Allah hanya bagi mereka yang adalah keturunan Harun. Oleh karena ketidaktaatannya itu, Allah kemudian menimpakan penyakit kusta kepadanya (ayat 19).
Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti menemui ada banyak orang hebat, mungkin mereka adalah musisi yang hebat atau olahragawan yang hebat, tetapi sesungguhnya tidak ada satu pun diantara mereka benar-benar hebat. Mereka semua pastilah memiliki kelemahan masing-masing yang mungkin tidak ada satu pun yang mengetahuinya.
Allah yang adalah pencipta alam semesta ini, Dia-lah yang sebenarnya terhebat. Bahkan orang-orang hebat yang Anda kagumi saat ini, mereka pun diberikan Tuhan kemampuan agar bisa melakukan hal-hal yang menginsipirasi hidup Anda. Oleh karena itu datanglah kepada Tuhan karena hanya Dia saja yang benar-benar hebat dan layak di puji.
Pikiran yang terlalu banyak tentang diri sendiri membuat pikiran Anda tentang Allah menjadi terlalu sedikit
Thursday, August 20, 2009
Kuasa Dari Puji-Pujian

Wednesday, August 19, 2009
Memiliki Doa Yang Penuh Kuasa

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu” Yak 5:16a
Halangan yang paling utama bagi doa kita adalah dosa. Sebanyak apapun kita berdoa, namun jika masih ada dosa yang masih diperbuat, maka kita tidak akan memiliki doa yang berkuasa.*courtesy of PelitaHidup.com“Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” Yes 59:1-2
Akuilah dosa yang ada, bertobat dan datang pada Yesus. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang setia. Dia akan menghapuskan setiap dosa kita akui di hadapannya.
Jangan lakukan lagi dosa yang pernah diperbuat. Minta kekuatan bagi Tuhan supaya dapat hidup benar di hadapanNya.
“Dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.” Yak 5:16b*courtesy of PelitaHidup.comAda kalanya bahwa ketika kita sendiri sedang dalam kondisi tidak sehat, tetapi Tuhan meminta kita untuk mendoakan orang sakit. Atau bahkan ketika kita sendiri sedang ada masalah, tetapi ada orang lain yang meminta untuk didoakan atas segala masalah yang mereka hadapi.
Ketika kita taat mengikuti perintah Tuhan, kita akan melihat pekerjaan Tuhan yang luar biasa. Kita akan melihat bahwa Tuhan sendiri yang akan membereskan masalah-masalah yang kita hadapi, ketika kita taat mengikuti perintahNya.
Doakanlah orang-orang yang membutuhkan dukungan doa, maka Tuhan akan memberikan apa yang kita ingini.
“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Yak 5:16c
Keraguan dan kebimbangan identik dengan ketidakpercayaan. Kisah Petrus yang berjalan di atas air mencerminkan hal ini. Petrus tidak seratus persen percaya bahwa dia bisa berjalan di atas air, walaupun sempat sesaat berjalan di atas air.
Keraguan muncul dalam dirinya ketika dia melihat keadaan sebenarnya yang dia hadapi. Di saat keraguan itu muncul, di saat itulah dia mulai tenggelam.
“Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.” Yak 1:6
Yakinlah dengan apa yang didoakan, percaya sepenuhnya bahwa doa yang dinaikkan akan membawa pengaruh kepada kehidupan kita. Jangan bimbang dan jangan ragu.
“Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” ” Mar 9:23
.
Tuesday, August 18, 2009
Waktunya Tuhan telah ditetapkan.

1. Markus 10:27b Sebab segala sesuatu mungkin bagi Allah.
Cara kerja Allah untuk membuat semua mungkin bagi kita adalah:
Matius 9:29 Jadilah padamu setuju dengan imanmu!
2. Saat kita mengalami keadaan yang tidak dapat dimengerti, jangan ijinkan hatimu menjadi pahit, karena ada waktu Tuhan yang telah ditetapkan.
Kita harus waspada menjaga sikap kita, bersiaplah untuk hal-hal yang Tuhan sudah siapkan bagimu.
3. Yesus dengan sengaja menggunakan berbagai keadaan sebagai cermin agar kita dapat mengenali masalah yang ada dalam hidup kita, dan belajar menanganinya. Yesus tidak akan mengubah keadaan kita, sebelum kita merubah diri kita sendiri.
Didalam Kejadian 18:1-15 kita diingingatkan untuk lebih mengandalkan Tuhan karena segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan kita tidak ada yang diluar kendali Tuhan, coba kita renungkan pada beberapa hal dibawah ini yang selalu kita alami apakah Tuhan yang lebih besar atau masalah dan pergumulan kita yang lebih besar seperti :
1. Adakah dalam kehidupan saat ini, memiliki permasalahan yang terlalu sulit untuk Tuhan selesaikan?
2. Atau penyakit yang terlalu sulit untuk Tuhan sembuhkan?
3. Atau permasalahan rumah tangga yang terlalu sulit untuk Tuhan selesaikan?
4. Atau persoalan pekerjaan yang terlalu sulit untuk Tuhan selesaikan?
5. Atau hidup kita telah terlalu pahit, dan sulit untuk Tuhan ubah?
Seperti Sara , dimana dia tertawa karena ia tidak percaya akan firman Tuhan. Namun kita harus percaya akan firman Tuhan, dengan penuh, bahwa tidak ada sesuatu apapun yang mustahil bagi Tuhan. Selain itu didalam Mazmur 119:113 Tuhan membenci orang yang mendua hati. dan juga pada Yakobus 1:8 Orang yang mendua hati tidak akan tenang sepanjang hidupnya.
Kita seringkali setia meminta kepada Tuhan, namun tidak setia dalam menanti janjiNya.
1. Kekuatan iman kita melepaskan kita dari kesulitan dan kekecewaan dalam hidup kita.
Kehidupan kita selalu bergerak mengikuti pikiran yang mendominasi kita.
Kita belum hidup sesungguhnya hari ini, bila kita belum melakukan sesuatu kepada orang lain, yang orang lain tidak akan mampu membayarkannya kepada kita.
2. Buatlah suatu keputusan sebagai bukti iman, bahwa sisa hidup kita adalah untuk memberi.
Allah telah memilih kita menjadi anak-anakNya, dan memberkati kita agar kita boleh menjadi sumber berkat.
Ingatlah, bahwa masa depan kita akan menjadi jauh lebih cerah, karena kita percaya kepadaNya.
Tidak ada yang mustahil bagi Allah dan Tuhan sudah menetapkan waktunya bagi kita.
Friday, August 14, 2009
Tetaplah Berlatih, Tetaplah Berlari

"Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah."
Kita tidak dapat memimpin siapa pun lebih jauh dibanding yang telah kita lalui sendiri. Terlalu sering kita khawatir tentang hasilnya sehingga kita mencoba jalan pintas atas protes tersebut. Tidak ada jalan pintas jika integritas terlibat. Akhirnya kebenaran akan selalu tersingkap.
Suatu waktu, ada seorang konsultan yang sedang mengikuti wawancara tentang quality control. Konsultan ini begitu percaya diri dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pewawancara. Pada satu pertanyaan terakhir yang diberikan pewawancara kepadanya ia ditanyakan mengenai pengalamannya di dalam bidang quality control. Berikut jawaban yang diberikan oleh konsultan, "Dalam quality control, kita tidak peduli tentang produknya. Kita peduli tentang prosesnya. Jika prosesnya benar, produknya dijamin." Hal yang sama berlaku di dalam integritas; integritas menjamin kepercayaan.
Pada bidang olahraga dikenal prinsip "Bermainlah seperti kamu berlatih". Prinsip ini sangat penting untuk diketahui dan juga dijalankan oleh para pemimpin. Mengapa? Karena ini berbicara tentang dirinya (si pemimpin) dan kepercayaan yang akan ia terima dari orang lain.
Saat Anda ingin mempertahankan kepercayaan dari orang lain dengan disertai integritas maka kepercayaan itu akan tetap Anda terima. Tetapi, bila Anda mempertahankan hal itu tanpa integritas maka dengan cepat kepercayaan itu akan hilang.
Hasil luar biasa selalu datang dari persiapan yang luar biasa juga!!
Thursday, August 13, 2009
LEZATNYA MAKANAN PADANG ????
Sungguh menggiurkan bilamana melihat sajian sayur singkong hijau dengan paduan kuah kari dan sambal hijau dalam seporsi nasi Padang saat rehat makan siang.
Selain sedap, kata mama, sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang melimpah. Keduanya sangat dibutuhkan guna memperlancar metabolisme tubuh kita, imbuh guru Biologi kita dahulu, jika kita masih ingat.
Semuanya memang tidak salah. Akan tetapi, bila sayur yang katanya sarat zat-zat yang esensial bagi tubuh itu terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya, apa yang terjadi? Bukan sehat yang didapat, malah sebaliknya, penyakit menyerang, atau mungkin pada gilirannya nanti,l kematian menjemput. Tentu kita semua tidak mau, kan ? Maka dari itu kita semua harus mulai berhati-hati.
Bleng atau Borax
Setelah ditemukannya daging ayam dan sapi yang mengandung Borax beberapa waktu lalu, ternyata, menurut penelusuran tim Benang Merah, Global TV, sayuran hijau, kini juga telah turut dijamah bahan kimia berbahaya ini. Guna menyamarkan identitas aslinya, Borax dilepas ke pasaran dengan label bleng (baca dengan lafal e sama dengan yang ada pada kata ‘redup’ atau ‘empuk’).
Bleng alias Borax ini umumnya digunakan untuk mempercepat empuknya sayur mayur yang dimasak sekaligus memberikan aroma sedap, serta mempertahankan warna hijau dari sayur lebih lama. Konsumer utama Borax ini, berdasarkan penulusuran dan wawancara yang dilakukan oleh tim Benang Merah, ialah para pengelola rumah makan Padang .
“Tidak ada rumah makan Padang yang tidak menggunakan bleng,” aku salah seorang pemilik rumah makan Padang yang disamarkan identitasnya. Daun singkong dalam menu masakan Padang sifatnya wajib ada.. Namun, setelah dimasak, rupanya daun singkong ini cepat berubah warna menjadi kehitaman. Sebab itu, bleng menjadi solusi ampuh mengatasi masalah sayur singkong yang cepat menghitam ini. Menurut mereka, saat memakai bleng, daun singkong lebih cepat masak, juga tahan lebih lama.
Masalahnya, mereka, para pedagang dan pemilik rumah makan ini, tidak tahu menahu bahwa bleng adalah nama lain Borax. Mereka menganggap, dengan nama yang tidak identik, maka kandungannya pun jauh berbeda. Padahal, bleng merupakan cap yang tak lain hanya nama lain dari Borax. Di samping itu, sosialisasi yang dilakukan Badan POM masih amat minim. Akibatnya bleng a.k.a Borax ini masih bisa beredar bebas di pasaran tanpa ada inspeksi maupun penanganan lebih lanjut.
Bahayanya?
Bleng atau Borax, merujuk pada pernyataan Ilyani S. Andang, seorang peneliti YLKI, sudah tidak diperkenankan, bahkan dilarang, digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Zat ini diduga mempunyai sifat racun.
“Efek Borax memang tidak tampak secara instan, melainkan akumulatif. Pada fase awal, Borax dapat menimbulkan gangguan pencernaan, pusing, atau mual. Namun, bila sudah mencapai tahapan akut, Borax dapat memicu kanker, juga bahkan kematian,” tuturnya saat diwawancarai tim Benang Merah.
Wikipedia pun melansir data yang serupa. Disebutkan, kendati Borax bukan benar-benar racun, bukan berarti penggunaannya, juga termasuk di dalamnya, konsumsi, aman. Dalam terpaan sederhana, Borax mampu menimbulkan iritasi kulit dan pernafasan. Konsumsi Borax juga mampu memicu rasa mual, muntah-muntah, sakit perut akut, dan diarrhea (mencret). Pada konsumsi lanjut, seseorang bisa terkena respiratory depression (chan-gangguan pernapasan berat), erythematous, juga gagal ginjal.
Karena itulah, masyarakat perlu berhati-hati. Apalagi mendeteksi keberadaan Borax di sayur agak susah. Selain itu, masyarakat umum masih berpikir, sayur yang masih hijau setelah dimasak ialah sayur yang kandungan vitamin dan mineralnya masih banyak, tidak hilang bersama air rebusan atau sebagainya. Tetapi, pada kenyataannya tidak selalu begitu. Maka dari itu, mulai sekarang kita harus mulai waspada!
Tak hanya masakan Padang
Temuan penggunaan Borax pada pengolahan sayur ternyata tidak hanya ada di rumah makan Padang . Penjual sayur pecel keliling, juga mengaku menggunakan bleng alias Borax ini sebagai bahan tambahan saat memasak.
“Saya pakai bleng saat merebus kecambah, kacang panjang, kangkung, bayam, juga sayur lain yang menjadi bahan dasar pecel.” Begitu ungkap salah seorang wanita penjual pecel keliling di Jakarta .
Alasannya memakai bleng serupa dengan yang diutarakan pemilik rumah makan Padang di atas. Akunya, sayur yang direbus lebih cepat matang dan tahan lebih lama dibanding tanpa menggunakan bleng. Yang lebih menariknya menggunakan bleng adalah karena harganya murah dan tersedia banyak di pasaran.
Selamatkan kami yang tidak tahu!
Melihat kenyataan tersebut, kita patut bersedih. Pasalnya, kita tahu semua, Indonesia memiliki Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) yang bertugas mengawasi obat-obatan serta makanan yang beredar luas di Indonesia . Akan tetapi, sepertinya, untuk kasus di atas, peranan badan ini tak begitu kentara.
Badan POM kelihatannya tidak akan bertindak sampai kasus ini diangkat media dan menjadi bahan pembicaraan khalayak ramai. Baru, jika sampai tahap ini, Badan POM mulai beraksi. Seharusnya, sebagai badan yang diberi kewenangan untuk menjaga serta mengawasi obat dan makanan di Indonesia , Badan POM lebih proaktif. Bukan hanya menunggu sampai ada yang meninggal, lalu masuk berita televisi, baru mereka mau bergerak. Inspeksi plus sosialisasi harus lebih gencar dilakukan Badan ini, supaya tak ada lagi bahan kimia berbahaya yang beredar dan menghantui masyarakat Indonesia dengan rasa was-was pada setiap makanan yang mereka makan sehari-hari.
Bila memang Badan POM masih belum bisa proaktif, media, sebagai pihak yang punya kuasa mengatur agenda publik, hendaknya terus memuat reportase-reportase maupun kasus berkenaan dengan penggunaan Borax dalam makanan. Selain agar masyarakat tahu dan awas, Badan POM juga diharapkan tersentil menyaksikan berbagai berita yang ditayangkan media.. Ini semua demi menyelamatkan konsumen, yang tak lain ialah seluruh bangsa Indonesia sendiri.
Di samping dua hal tersebut, secara lebih ilmiah, Ilyani menyatakan, Borax dapat diganti dengan STPP, karena selain aman, STPP juga berizin sebagai bahan tambahan makanan di Indonesia.
Sumber : http://langitdipucu kdaun.wordpress. com/2009/ 07/15/waspadai- sayuran-hijau/
Benang merah edisi July 2009
SEPASANG TELINGA UNTUK MENDENGAR

Wednesday, August 12, 2009
HIDUP SETIAP HARI
Amsal 15:15 “ Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta”.
Ketika Tamer Lee Owen merayakan Ulang Tahunnya yang ke-104, ia berterimakasih atas tawa, Tuhan, dan hal-hal kecil yang membuatnya bertahan hidup. Wanita itu masih dapat menemukan sukacita setiap hari dengan mengobrol, berjalan-jalan, dan membaca Alkitab seperti yang telah dilakukannya sejak kecil. “ Saya tidak tahu berapa lama lagi Dia mengizinkan saya tinggal disini.” Katanya. “ Saya hanya bersyukur kepada Tuhan atas semua yang diberikan-Nya kepada saya.”
Kebanyakkan orang tidak mecapai umur sampai 104 tahun, tetapi kita dapat belajar dari Tamer Lee bagaimana cara menikmati setiap hari yang diberikan Tuhan kepada kita.
Tawa – “ Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat” (Amsal 15:13). Kebahagian sejati dimulai jauh di lubuk hati kita dan terpancar di wajah kita.
Tuhan- “ Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.” (ay.33). Jika Allah menjadi focus utama kita, Dia dapat mengajarkan jalan-Nya kepada kita melalui setiap pengalaman hidup.
Hal-hal Kecil- “ Lebih baik sepiring sayur dengan Kasih daripada lembu tambun dengan kebencian” (ay 17) memelihara hubungan yang penuh kasih dan menikmati hal-hal mendasar dalam hidup jauh lebih penting daripada kekayaan dan kesuksesan.
Tidak semua orang yang akan hidup dengan usia lanjut, tetapi kita dapat menjalani hidup dengan baik setiap hari- melalui Tuhan, tawa, dan hal-hal kecil.
Dunia ini penuh dengan kebaikan-
Hal-hal kecil yang mendatangkan kesenangan-
Namun Kristus memenuhi hidup kita dengan sukacita
Yang melampaui segala harta Dunia -Sper
Disandur “ Renungan harian”
Monday, August 10, 2009
Jika Tidak Hancur

"Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu."
Yakub adalah tokoh nyata di dalam Alkitab yang diajar Tuhan dalam soal karakter. Dari semula Yakub mempunyai pengaruh yang besar. Tidak peduli apa yang dilakukannya atau ke mana ia pergi, ia menggugah segala sesuatu.
Ia adalah orang yang kaya, kuat, berpengaruh, dan diberkati dengan keluarga besar sehingga mengira bahwa dirinya mempunyai segala sesuatu. Tetapi, seorang pemimpin yang mencari jalan dan keuntungannya sendiri tidak dapat menjadi sebuah alat yang efektif dalam tangan Allah. Allah harus menghancurkan Yakub untuk membuatnya berguna.
Dalam proses penghancuran, Yakub yang arti namanya adalah "si penipu" diubah Allah menjadi Israel yang berarti "pahlawan Allah". Dia ingin Yakub memusatkan pelayanan-Nya kepada Allah bukan diri sendiri.
Para pemimpin alami sering perlu dihancurkan. Anggaplah kemampuan alami Anda untuk memimpin sebagai karunia dari Allah, tetapi karakter Anda adalah suatu pemberian kepada Allah. Ingatlah: Setiap kali Anda ditekan kesukaran, Anda sedang dipersiapkan, seperti Yakub, untuk melayani Allah dan memimpin orang lain dengan lebih baik lagi.
Ujian kepemimpinan yang sejati adalah ketika karakter Anda dibentuk dan diubahkan Tuhan. Tidak ada yang lain !
Thursday, August 6, 2009
Nikmatilah Kemenangan
"Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh
Yesus Kristus,Tuhan kita"Kamus menerangkan bahwa kemenangan (victory) berarti "keunggulan akhir dan lengkap dalam pertempuran atau perang, keberhasilan dalam pertandingan atau perjuangan dengan melibatkan kekalahan dari seorang lawan atau mengatasi tindakan rintangan.'
Menaklukkan berarti "menguasai dalam persaingan atau perjuangan, menangani, menindas, menang atas, mengatasi, mendapat keunggulan, menumpas, mengalahkan."
Setelah memahami sungguh-sungguh definisi itu dalam pikiran Anda, Anda akan sadar bahwa dalam Yesus, Anda telah memperoleh lebih dari sekedar karcis untuk masuk ke surga. Anda telah mendapatkan hal terbaik dari dunia tempat tinggal Anda tinggal sekarang. Melalui Dia, Anda telah mengatasinya, menekannya, dan menang atasnya.
Tidaklah mengherankan jika 1 Korintus 15:57 berseru, "Syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita!"
Mengapa Anda tidak berseru juga? Serukan syukur kepada Tuhan hari ini karena telah menjadikan Anda seorang pemenang. Pujilah Dia bahwa Anda bergabung dengan Tokoh yang telah menaklukkan dunia, daging, dan iblis. Sorakkan Haleluya dan nikmatilah kemenangan!
Kemenangan adalah milik Anda dan itu Tuhan sudah anugerahkan untuk Anda !!
Wednesday, August 5, 2009
Ulang Tahun Timoty Tjahjadi dan Timoty Tambingon
Harapan Memberikan Kekekalan

Salah satu pemberian terbesar yang dapat diberikan para pemimpin kepada orang-orang di sekitar mereka adalah harapan. Jangan pernah meremehkan kekuatannya. Winston Churchill pernah ditanya seorang reporter tentang senjata terbesar negaranya melawan rezim Nazi Hitler. Tanpa berhenti sejenak pun ia menjawab: "Senjata Inggris terbesar dari dahulu adalah harapan."
Orang akan terus bekerja, berjuang, dan berusaha jika mereka mempunyai harapan. Harapan mengangkat moral orang. Harapan memperbaiki citra diri mereka. Harapan memberikan kekuatan lagi pada mereka. Harapan membangkitkan keinginan mereka.
Tugas seorang pemimpin adalah menjaga harapan tetap tinggi, menanamkannya dalam diri orang-orang yang dipimpinnya. Para pengikut Anda akan mempunyai harapan hanya Anda memberikannya kepada mereka. Dan Anda akan mempunyai harapan untuk diberikan jika Anda menjaga sikap yang benar.
Menjaga harapan berasal dari melihat potensi dalam setiap keadaan dan tetap berpikir positif walaupun keadaan tidak demikian. Sebagai anak-anak Tuhan, bersyukurlah Anda karena Tuhan memberikan pengharapan dalam hidup Anda dan pengharapan itu membawa Anda kepada kekekalan.
Hidup di dalam Tuhan pasti penuh pengharapan dan hukum itu berlaku selama-lamanya.
Sumber: John C. Maxwell – Leadership: Janji Tuhan Untuk Setiap Hari
Tuesday, August 4, 2009
Mendengar Seperti Samuel

"Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.""
Untuk mendengar suara Tuhan, Anda hanya perlu berserah diri dan mengarahkan telinga kepadaNyaSumber: John C.Maxwell – Leadership: Janji Tuhan Untuk Setiap Hari
Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Monday, August 3, 2009
Ketakutan Bukanlah Sebuah Pilihan

"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah."
Dalam kehidupan kita di dunia ini pasti pernah merasakan yang namanya ketakutan. Ketakutan tidak mempunyai pasangan hidup, ketakutan dalam hal keuangan, ketakutan akan kegelapan, ketakutan tidak bisa menjadi orang tua yang baik, dan ketakutan-ketakutan hidup lainnya. Pernahkah kita secara sungguh-sungguh mencari jawaban, ‘mengapa saya menjadi takut?'
Paulus adalah salah seorang rasul yang dikenang sampai sekarang ini sebagai rasul yang menulis banyak kitab di dalam perjanjian baru. Dalam satu tulisannya kepada jemaat Kolose, ia
mengingatkan jemaat di kota tersebut untuk memelihara damai sejahtera Kristus yang tinggal di dalam hidup mereka.Paulus sadar bahwa bila damai sejahtera itu hilang maka iman jemaat Kolose akan gampang digoyahkan oleh Iblis. Mereka akan mudah menjadi takut. Begitupun sebenarnya dengan hidup orang-orang Kristen saat ini.
Orang-orang Kristen yang hidup di bumi ini sebenarnya tidak perlu takut akan hal apapun apabila damai sejahtera itu tinggal dalam hidup mereka. Damai sejahtera berbicara mengenai Tuhan tinggal dan berbicara dalam hidup kita. Namun, mengapa kita masih takut? Jawabannya adalah karena kita membiarkan Iblis berbicara dalam hidup kita.
Iblis itu licik dan tahu kelemahan manusia. Ia menggunakan hal-hal nyata untuk menakut-nakuti manusia hingga kehilangan damai sejahtera. Ketika kehilangan damai sejahtera, ketakutan itulah yang tinggal dan menyelimuti hidup manusia.
Oleh karena itu, mulailah Anda menutup telinga atas bisikan-bisikan si jahat dan mulai mendengar suara Tuhan yang memberi kekuatan untuk menjalani hari-hari ke depan di bumi ini.
Ketakutan adalah ciri orang yang menomorduakan suara Tuhan, dan lebih mendengarkan suara si jahat
Sunday, August 2, 2009
"BE CHANGE"
Sabat , 1 Agustus 2009 khotbah yang dibawakan oleh Pdt. JSM Sagala mengajak kepada kita semua untuk bisa belajar berubah dari segala kebiasaan kita yang tidak baik untuk menjadi lebih baik, perubahan itu melalui perbuatan kita, pikiran kita maupun segala sesuatu yang membuat kita menjadi seseorang yang yang lebih baik dari yang dahulu.
Untuk lebih mengetahui secara rinci , mari kita sama sama belajar melalui pembahasan di bawah ini . GOD Bless Us
Ayat Inti: Mazmur 81:7-17
Pendahuluan:
1. Terkadang Allah melakukan mujizat yang besar dengan mengubah kita untuk dapat menerima keadaan kita.
Allah hanya mau mengubah kita, bila kita mau menerima keadaan kita.
2. Allah tidak menolong kita bila kita yakin dapat mengurus persoalan kita sendiri.
Allah hanya turun tangan bila kita angkat tangan.
3. Apabila kita merasa terdesak dalam kehidupan kita sekarang ini, kita harus meminta campur tangan Tuhan untuk mengeluarkan kita dari permasalahan kita.
Gereja Mt Carmel mempunyai 3 arti yaitu :
Mount Carmel Church atau biasa di singkat menjadi MCC yang berarti :
1. Man of God
2. Candle of the Light
3. Christ Center
Didalam Roma 12:2,Perubahan hanya terjadi bila kita sadar bahwa kita berada di dunia (yang gelap), sehingga kita harus menjadi terang.
Kita berada di dunia namun tidak boleh sama dengan dunia.Adakan perubahan dalam mental, sikap, dan pola pikir.
Ada juga beberapa ayat yang menguatkan yaitu di dalam 2 Petrus 3:9 dan Roma 4:21
Allah tidak lalai, Allah berkuasa menepati janjiNya.
Semua perubahan kita harus dilakukan karena kita semakin dekat dengan Tuhan.
Ibrani 12:1 mengatakan dimana Untuk berubah kita harus meninggalkan segala beban yang merintangi kita, baik beban yang nyata maupun beban dosa kita.
Buang segala dosa kesayangan kita, karena dalam nama Yesus ada pengampunan.
Dosa yang banyak disukai:
1. Akar pahit, sakit hati.
2. Ketidakpercayaan.
Mari kita percaya kepada Tuhan sepenuhnya, dan saling percaya satu sama lain.
3. Beban pikiran.
- Kecemasan
- Ketakutan
- Keraguan
Segala beban pikiran kita akan mempengaruhi keadaan fisik kita.
Ayat terakhir yang diambil oleh Pdt JSM Sagala di dalam Kisah Para Rasul 9:3-11, dimana didalam ayat ini , Kiranya kita akan mampu menjadi utusan Tuhan, mengabarkan injil keselamatan dan membawa banyak jiwa untuk dimenangkan dalam Tuhan.
Diakhir khotbah Pdt. JSM Sagala mengingatkan kepada kita , apabila kita menginginkan perubahan terjadi di dalam diri kita ada 3 hal yang harus kita lakukan yaitu:
1. Kita bertemu dengan Tuhan, dan pertemuan dengan Tuhan akan membawa sukacita.
2. Kita harus menerima diri kita sebagaimana adanya.
3. Kita harus percaya dengan Tuhan, dan berjalan denganNya.
Saatnya kita mencari Tuhan, dan berubah, mari kita perbaharui pola pikir, dan meningkatkan iman kita. Saatnya kita keluar dari yang gelap dan mencari terang Tuhan. Percayalah bahwa perubahan akan menjadikan kita lebih baik.
Tuhan memberkati.