
Pada Sabat 15 Agustus 2009 Judul Khotbah yang dibawakan oleh Pdt. JSM Sagala adalah "WAKTUNYA TUHAN telah ditetapkan "
Seperti biasa didalam pembukaan Firman Tuhan yang dibagikan oleh Pdt. JSM Sagala untuk memulai khotbah yang akan disampaikan yaitu ada 3 hal :
1. Markus 10:27b Sebab segala sesuatu mungkin bagi Allah.
Cara kerja Allah untuk membuat semua mungkin bagi kita adalah:
Matius 9:29 Jadilah padamu setuju dengan imanmu!
2. Saat kita mengalami keadaan yang tidak dapat dimengerti, jangan ijinkan hatimu menjadi pahit, karena ada waktu Tuhan yang telah ditetapkan.
Kita harus waspada menjaga sikap kita, bersiaplah untuk hal-hal yang Tuhan sudah siapkan bagimu.
3. Yesus dengan sengaja menggunakan berbagai keadaan sebagai cermin agar kita dapat mengenali masalah yang ada dalam hidup kita, dan belajar menanganinya. Yesus tidak akan mengubah keadaan kita, sebelum kita merubah diri kita sendiri.
Didalam Kejadian 18:1-15 kita diingingatkan untuk lebih mengandalkan Tuhan karena segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan kita tidak ada yang diluar kendali Tuhan, coba kita renungkan pada beberapa hal dibawah ini yang selalu kita alami apakah Tuhan yang lebih besar atau masalah dan pergumulan kita yang lebih besar seperti :
1. Adakah dalam kehidupan saat ini, memiliki permasalahan yang terlalu sulit untuk Tuhan selesaikan?
2. Atau penyakit yang terlalu sulit untuk Tuhan sembuhkan?
3. Atau permasalahan rumah tangga yang terlalu sulit untuk Tuhan selesaikan?
4. Atau persoalan pekerjaan yang terlalu sulit untuk Tuhan selesaikan?
5. Atau hidup kita telah terlalu pahit, dan sulit untuk Tuhan ubah?
Seperti Sara , dimana dia tertawa karena ia tidak percaya akan firman Tuhan. Namun kita harus percaya akan firman Tuhan, dengan penuh, bahwa tidak ada sesuatu apapun yang mustahil bagi Tuhan. Selain itu didalam Mazmur 119:113 Tuhan membenci orang yang mendua hati. dan juga pada Yakobus 1:8 Orang yang mendua hati tidak akan tenang sepanjang hidupnya.
Kita seringkali setia meminta kepada Tuhan, namun tidak setia dalam menanti janjiNya.
Sebelum mengakhiri Firman Tuhan yang disampaikan, Pdt JSM Sagala mengingatkan kepada kepada kita bahwa :
1. Kekuatan iman kita melepaskan kita dari kesulitan dan kekecewaan dalam hidup kita.
Kehidupan kita selalu bergerak mengikuti pikiran yang mendominasi kita.
Kita belum hidup sesungguhnya hari ini, bila kita belum melakukan sesuatu kepada orang lain, yang orang lain tidak akan mampu membayarkannya kepada kita.
2. Buatlah suatu keputusan sebagai bukti iman, bahwa sisa hidup kita adalah untuk memberi.
Allah telah memilih kita menjadi anak-anakNya, dan memberkati kita agar kita boleh menjadi sumber berkat.
Ingatlah, bahwa masa depan kita akan menjadi jauh lebih cerah, karena kita percaya kepadaNya.
Tidak ada yang mustahil bagi Allah dan Tuhan sudah menetapkan waktunya bagi kita.
TUHAN MEMBERKATI
No comments:
Post a Comment