Friday, July 24, 2009

FREE FROM STRESS

Sabat tanggal 18 Juli 2009 di acara kebaktian kita yang mengambil bagian untuk berkhotbah ada Gembala Jemaat kita Pdt. JSM Sagala, dimana beliau mengajak kita di Jaman yang sudah semakin tak menentu apapun yang kita hadapi dan alami berusaha untuk kita jangan sampai terbawa dengan keadaan karena itu akan menjadikan diri kita stress karena di dalam alkitab dikatakan stress make people stupid oleh karena itu kita hadapi semua dengan selalu bersyukur dan berserah kepada Tuhan dibawah ini adalah ringkasan dari khotbah yang diberikan Pdt JSM Sagala kiranya ini menjadi Berkat dan Kekuatan bagi kita semua . AMIN

Pendahuluan:

1. Filipi 4:6 Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan.

2. Berhentilah utk merasa khawatir, jangan biarkan dirimu frustasi. Dalam waktu Tuhan yang sempurna, segala rencanaNya akan terwujud. Tidak ada rencana Tuhan yang gagal.

3. Kita harus bertindak lebih dari sekedar beriman, karena iman yang sejati diikuti dengan tindakan. Apapun pergumulan kita, itulah saatnya kita merencanakan yang terbaik bersama Tuhan.

Belajar dari Musa dalam menghadapi tekanan yang berat dalam hidupnya.

Keluaran Pasal 17: 1-7

Kisah umat Israel mencobai Tuhan dengan bertengkar dan bersungut dikarenakan tidak ada air.

Manusia seringkali lebih mementingkan nafsu kedagingannya, sehingga menimbulkan stres.

Ayat 4: Musa berseru kepada Tuhan meminta petunjuk.

Ketika ada masalah, kita harus meminta petunjuk kepada Tuhan, bahkan sebelum ada masalah kita harus meminta petunjuk kepada Tuhan.

Sikap Musa datang ke Tuhan adalah dengan yakin dan percaya, bahwa Tuhan adalah solusi yang terbaik.

Yakobus 1:8 Kita tidak boleh mendua hati, ketika kita meminta solusi dari Tuhan, kita harus yakin dan percaya bahwa solusiNya adalah yang terbaik, dan kita jalankan.

Stress make people stupid.

Stress make people selfish.

Ketika kita memiliki masalah, kita juga membutuhkan orang-orang lain untuk membantu kita, maka kita boleh ijinkan orang-orang yang tepat untuk membantu kita.

Ibrani 12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang.

Bila kita terluka, memaafkan adalah awal dari pemulihan.

Sikap hidup damai:

1. Pemaaf

2. Rendah hati

3. Setia

Sikap untuk melewati stres:

Jangan menjauhkan diri dari Tuhan.

Jangan ada nafsu yang rendah seperti Esau. Demi nafsu kedagingan, kita mengorbankan iman kita.

Jangan sampai tertutup pintu kasihan.

Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan.

Jadilah kita semakin baik di mata Tuhan, setap hari, menyambut kedatanganNya nanti.

Kesimpulan:

1. Mulailah tiap hari dengan hubungan yang baru, khususnya dengan keluarga kita.

2. Jangan pernah ijinkan hal-hal yang kecil menumpuk dalam hati kita.

3. Jangan menyimpan kebencian ataupun kesalahan-kesalahan dalam hati kita.

4. Sikap pahit hati yang disimpan akan menghasilkan permasalahan yang baru.

5. Sikap hati mempengaruhi prilaku kita dan akan menyulitkan kehidupan kita untuk menyesuaikan diri.

6. Waspadalah akan akar pahit yang dapat mencemari hidup kita.

7. Semakin lama kita menyimpan kebencian, semakin lama akar pahit akan bertumbuh dan mencemari kehidupan kita.

Ibrani 12:15 Jagalah supaya jangan tumbuh akar pahit.

Roma 4: Allah berkuasa untuk menepati janjiNya.

Yesaya 52:13 Sesungguhnya hambaKu akan berhasil.

Ps JSM Sagala

No comments:

Post a Comment